News

Aksi Cepat BPBD dan Polsek Cikeusal Selamatkan Warga yang Kehabisan Napas di Sumur

Spread the love

SERANG, NOTIFBANTEN.COM – Pergerakan cepat personel Polsek Cikeusal bersama BPBD Provinsi Banten dan BPBD Kabupaten Serang berhasil menyelamatkan Sakid, 45 tahun, warga Kampung Pabuaran, Desa Cilayang, Kabupaten Serang.

Sakid diduga menghirup gas beracun saat memperbaiki pipa saluran air di dalam sumur milik Narisan, Sabtu, 12 September 2026.

Peristiwa tersebut terjadi ketika Sakid diminta Narisan untuk memperbaiki pipa saluran yang berada di dalam sumur dengan kedalaman sekitar 12 meter. Saat berada di dasar sumur, korban diduga menghirup gas yang menyebabkan dirinya kesulitan bernapas.

Kapolsek Cikeusal Iptu Hairus Saleh mengatakan, korban awalnya turun ke dalam sumur untuk memperbaiki pipa saluran. Namun, saat sudah berada di dalam sumur, korban tiba-tiba mengalami kesulitan bernapas.

“Ketika sudah berada di dalam sumur, korban diduga menghirup gas sehingga kehabisan napas. Korban kemudian meminta pertolongan kepada Narisan yang berada di sekitar lokasi,” ujar Hairus Saleh.

Mendengar teriakan korban, Narisan berupaya memberikan pertolongan dengan ikut turun ke dalam sumur. Namun, upaya tersebut tidak dilanjutkan karena Narisan juga merasakan kondisi yang membahayakan ketika berada di dalam sumur.

“Pemilik rumah sempat mencoba turun untuk memberikan pertolongan. Tetapi di tengah perjalanan tidak kuat karena diduga terdapat gas di dalam sumur,” jelas Kapolsek.

Narisan kemudian naik kembali dan meminta bantuan kepada warga sekitar. Setelah itu, warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada personel Polsek Cikeusal untuk mendapatkan penanganan.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Cikeusal langsung bergerak menuju lokasi bersama petugas BPBD Provinsi Banten dan BPBD Kabupaten Serang. Petugas kemudian melakukan proses evakuasi dengan memperhatikan keselamatan korban maupun petugas penyelamat.

“Setelah menerima laporan, personel Polsek Cikeusal bersama BPBD langsung mendatangi lokasi dan melakukan upaya evakuasi terhadap korban,” kata Hairus.

Berkat kesigapan petugas gabungan, Sakid akhirnya berhasil dievakuasi dari dalam sumur. “Korban selanjutnya dilarikan menggunakan ambulans ke Puskesmas Cikeusal untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis,” jelasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *