News

Resmi Digabung, SDN 4, SDN 8, dan SDN 16 Kota Serang Tingkatkan Efektivitas Pendidikan

Spread the love

Serang, notifbanten.com – Penggabungan atau merger SDN 04, SDN 08, dan SDN 16 Kota Serang berdampak kepada tiga guru yang akan rotasi ke sekolah lain yang membutuhkan tenaga pendidik.

Tiga merger sekolah tersebut akan digabung menjadi satu dengan nomenklatur SDN 04 Kota Serang.

Alasan ketiga sekolah tersebut digabung, akibat kekurangan siswa baru saat pendaftaran penerimaan murid baru.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala SDN 04 Kota Serang Rena Komalasari saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu 15 Juli 2025.

“Kalau untuk yang terdampak sendiri tiga,” katanya.

Ia menjelaskan tiga guru terdampak karena adanya pengurangan rombongan belajar (rombel) akibat penyatuan tiga sekolah.

Berdasarkan pantauan wartawan notifbanten.com, tiga sekolah tersebut berada dalam satu halaman.

Gedung SDN 04 Kota Serang terletak di sebelah kiri dari pintu masuk, gedung SDN 08 sebelah kanan.

Adapun gedung SDN 16 Kota Serang berada di belakang gedung SDN 04 dan 08 Kota Serang.

“Dari tadinya 3 kelas, kalau sudah digabungkan hanya 2 kelas. Otomatis 1 guru yang harus dirotasi ke sekolah yang mungkin membutuhkan,” ucap Rena.

Rena menjelaskan merger tiga sekolah telah mengusulkan sejak 2021, akibat jumlah peserta didik di ketiga sekolah terus mengalami penurunan setiap tahunnya.

Namun baru terealisasi pada 2026 setelah terbitnya SK merger pada 25 Juni 2026 yang ditandatangani Wali Kota Serang.

“Tahun 2021, karena setelah melihat jumlah murid makin turun. Tentunya kami sangat mendukung karena ini juga cita-cita kami untuk merger 3 sekolah. Karena memang yang kami rasakan dengan adanya sekolah yang berdampingan dengan SD 16, SD 08, SD 04,” jelasnya.

“Kemudian juga untuk jumlah murid yang semakin tahun semakin berkurang karena wilayah perkampungannya juga sudah tidak produktif,” tambah Rena.

Rena berharap penggabungan sekolah dapat meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pendidikan, memperbaiki kualitas layanan, serta mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah negeri.

Selain melakukan penyesuaian tenaga pendidik, pihak sekolah juga tengah mempersiapkan penggabungan administrasi peserta didik dan guru melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Sementara itu, penyesuaian budaya belajar dan karakter siswa dari tiga sekolah menjadi fokus utama selama masa transisi.

“Yang paling utama saat ini adalah menyatukan karakter siswa dan guru dari tiga sekolah. Itu tidak bisa dilakukan secara instan, tetapi akan kami lakukan secara bertahap,” pungkasnya (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *