Suasana Pencarian 5 Jurnalis Hilang, Keluarga Datang ke Pantai Marina
(Penulis): Muhammad Fajar Mutaqin Wahyudi
Pandeglang, notifbanten.com – Suasana pencarian lima jurnalis yang hilang kontak saat hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) memasuki hari kedua, Rabu (9/9/2026).
Proses pencarian dipusatkan di sekitar perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Sebagaimana diketahui, speedboat yang membawa delapan orang, termasuk lima jurnalis dari sejumlah media dikabarkan hilang kontak saat hendak meliput Gunung Anak Krakatau (GAK) pada Senin (7/9/2026) siang.
Kelima jurnalis tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas, jurnalis Antara; Ari Basuki dari Merdeka; Yudhis dari iNews; Daus dari Anadolu; serta Donal yang merupakan jurnalis freelance.
Pantai Marina Trip to Krakatau Ujung Kulon, Kecamatan Carita, Rabu pagi, terlihat puluhan petugas gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, dan BPBD berkumpul di lokasi.
Para petugas tersebut menunggu perkembangan informasi dari tim yang masih melakukan pencarian di perairan Selat Sunda.
Selain petugas gabungan, puluhan wartawan juga terlihat berada di Pantai Marina untuk memantau langsung proses pencarian kelima jurnalis tersebut.
Sejumlah keluarga korban turut hadir di lokasi untuk mengikuti perkembangan pencarian.
Salah satunya Lintang, adik Ari Basuki, pewarta foto Merdeka asal Bogor. Ia mengatakan, dirinya datang bersama keluarga ke Pantai Marina sejak pukul 03.00 WIB.
“Ke sini jam 03.00 WIB, sama istri dan anaknya korban,” kata Lintang.
Lintang mengatakan, Ari Basuki memang lahir di Bogor. Namun, saat ini Ari tinggal di Depok bersama istri dan anaknya.
“Tinggal di Depok, cuma kalau asalnya dari Bogor,” ujarnya.
Menurut Lintang, Ari berangkat dari rumah pada Minggu (6/9/2026) dalam kondisi kurang sehat.
Ia mengatakan, Ari tetap berangkat untuk melakukan peliputan meski sedang tidak enak badan.
“Meliput dalam keadaan sakit. Istrinya juga syok karena korban memang tidak enak badan,” ungkapnya.
Keluarga berharap proses pencarian segera membuahkan hasil dan kelima jurnalis tersebut dapat ditemukan dalam kondisi selamat.
“Kami berharap para korban bisa secepatnya kembali dalam keadaan sehat dan berkumpul kembali bersama keluarga,” harapnya (Red).
Editor: Irwan Wahyudi

