Rencana Pinjaman Rp200 Miliar untuk JLU Disorot, JLS Justru Dibiarkan Rusak dan Jadi Parkir Liar Mobil Truk
Cilegon, notifbanten.com – Di tengah polemik rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon meminjam dana sekitar Rp200 miliar dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) untuk pembangunan Jalan Lingkar Utara (JLU), kondisi Jalan Lingkar Selatan (JLS) justru memprihatinkan.
Pantauan dilapangan, jalan yang seharusnya menjadi jalur utama kendaraan berat dan distribusi industri ini banyak mengalami kerusakan di sejumlah titik. Selain itu, puluhan mobil truk dan mobil tronton kerap parkir di bahu jalan, terutama pada malam hari, sehingga membahayakan pengguna jalan lain.
Seorang pengguna jalan asal Kota Cilegon, Rizki, menilai pemerintah seharusnya lebih memperhatikan kondisi jalan yang sudah ada, bukan hanya fokus pada rencana proyek baru.
“Kalau malam, banyak banget truk parkir di pinggir jalan. Kadang lampunya mati, jadi bahaya banget buat pengendara motor. Jalan juga banyak lubang. Harusnya Dishub atau Satpol PP sering patroli,” ujar Rizki kepada notifbanten.com, Jumat (10/10/2025).
Rizki mengaku sering melintas di Jalan Lingkar Selatan karena menjadi akses utama. Ia menilai keberadaan truk-truk parkir liar tersebut tidak hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan.
“Saya pernah hampir nabrak truk yang parkir tanpa lampu di Jalan Lingkar Selatan. Bahayanya luar biasa, apalagi kalau malam dan hujan,” tambahnya.
Warga berharap Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon bisa meningkatkan pengawasan dan menindak tegas para sopir truk yang parkir sembarangan di sepanjang JLS. Selain itu, perbaikan jalan yang rusak juga diharapkan segera dilakukan agar tidak menimbulkan kecelakaan.
Rencana Pemkot Cilegon untuk mengajukan pinjaman Rp200 miliar ke PT SMI guna membiayai pembangunan Jalan Lingkar Utara (JLU) juga menuai beragam tanggapan dari masyarakat, yang menilai bahwa perawatan jalan eksisting seharusnya menjadi prioritas utama. (Red)

