Universitas Faletehan Gandeng Asosiasi Konstruksi, Siapkan Lulusan Siap Kerja
Serang, notifbanten.com – Universitas Faletehan, salah satu perguruan tinggi swasta di Banten, menjalin kerja sama dengan sejumlah asosiasi konstruksi melalui penandatanganan nota kespakatan (MoU) Lewat Seminara nasional.
Kerja sama tersebut dilakukan dengan Asosiasi Pengusaha Konstruksi Nasional (Aspeknas) dan Persatuan Konsultan Indonesia (Perkonindo), bertujuan memperkuat pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi sekaligus meningkatkan daya saing lulusan agar siap terserap dunia kerja.
Dosen Teknik Sipil Universitas Faletehan, Himalaya Bima Kenzo, mengatakan kolaborasi ini menjadi langkah strategis kampus dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul, khususnya di bidang konstruksi dan teknologi bangunan.
“Kerja sama ini untuk meningkatkan daya saing, baik bagi masyarakat maupun universitas. Kami ingin menyiapkan SDM yang benar-benar siap bekerja,” ujar Himalaya usai seminar kepada notifbanten.com di Hotel LYNN kota Serang, Senin (2/2/2025)..
Menurutnya , seminar nasional tersebut menitikberatkan pada penerapan Building Information Modeling (BIM) sebagai standar baru dalam proyek konstruksi.
Ke depan, BIM diharapkan dapat diregulasikan menjadi salah satu syarat tender proyek di Kota Serang maupun Provinsi Banten.
“Sasarannya bagaimana BIM ini bisa diterapkan dan diregulasikan, sehingga menjadi bagian dari persyaratan tender proyek,” katanya.
Himalaya menambahkan, Universitas Faletehan memiliki Fakultas Sains dan Teknik yang menaungi sejumlah program studi, antara lain Teknik Sipil, Teknik Industri, Informatika, dan Arsitektur.
Lebih lanjut, Tak hanya dengan asosiasi, Universitas Faletehan juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan di sektor konstruksi, arsitektur, dan industri.
“Mahasiswa dan lulusan akan kami distribusikan ke perusahaan-perusahaan yang sudah ber-MoU dengan kami. Harapannya, lulusan Faletehan bisa langsung bekerja,” ujar Himalaya.
Ia menegaskan, kerja sama ini dirancang untuk meminimalkan pengangguran lulusan perguruan tinggi.
“Target kami jelas, lulusan Universitas Faletehan tidak menganggur. Karena kami sudah bekerja sama dengan perusahaan dan instansi yang memiliki struktur kuat,” pungkasnya (Red).

