News

Gak Cuma Cari Aspal, Komunitas “Gas Tipis-Tipis Kota Serang Umroh” Ajak Bikers Hijrah ke Tanah Suci.

Spread the love

Madinah, notifbanten.com,- Tren berkomunitas motor kini mulai bergeser dari sekadar hobi menjadi gerakan spiritual. Salah satu yang tengah mencuri perhatian adalah munculnya komunitas “Gas Tipis-Tipis Umroh”, sebuah wadah bagi para pecinta otomotif yang ingin menyelaraskan hobi berkendara dengan kewajiban religi.

Tren hobi berkendara atau touring di Indonesia mengalami pergeseran makna yang religius. Istilah “Gas Tipis-Tipis” yang biasanya identik dengan perjalanan santai akhir pekan, kini mulai bertransformasi menjadi gerakan “Gas Tipis-Tipis Menuju Baitullah”.

Gas tipis-tipis Kota Serang mempromosikan program umroh bersama anggota. Tren ini lahir dari para bikers terhadap kegiatan touring yang biasa, sehingga mereka mulai mencari kegiatan yang memberikan ketenangan spiritual.

Ketua Gas tipis-tipis Kota Serang, Zeka Bachdi, Kamis (31/12/25), menyatakan bahwa program umroh ini bukan berarti mengendarai motor hingga ke Arab Saudi, melainkan sebuah agenda perjalanan religi kolektif yang dikemas dengan nuansa persaudaraan khas bikers.

“Kami ingin membuktikan bahwa anak motor tidak selalu identik dengan ugal-ugalan. Di akhir tahun 2025 ini, kami adalah ‘Gas Tipis-Tipis Kota Serang’ tapi tujuannya ibadah. Dana yang biasanya dipakai untuk modifikasi atau touring jauh, kami sisihkan untuk berangkat umroh bareng,” ujarnya.

Bukan sekadar ajang pamer kecepatan atau modifikasi, komunitas ini mengusung visi besar untuk membawa para anggotanya sampai ke Baitullah. Dengan semangat “Gas untuk Ibadah”, komunitas ini menjadi warna baru di tengah menjamurnya klub motor di Indonesia.

Landasan utama terbentuknya gerakan ini adalah kesadaran akan pentingnya keseimbangan antara duniawi dan ukhrawi.

​”Gas Tipis-Tipis Umroh adalah wadah bagi para bikers yang ingin menyelaraskan hobi otomotif dengan kewajiban spiritual. Kami percaya, motoran bukan cuma soal adu kecepatan, tapi soal kebersamaan menuju kebaikan,” tambah Zeka

komunitas motor kini membuktikan bahwa sejauh-jauhnya ban berputar, tempat kembali terbaik adalah kepada Sang Pencipta. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *