News

Gerobak Disita, PKL Serang Pertanyakan Penertiban Sebelum Tenggat Resmi

Spread the love

Serang, notifbanten.com – Razia pedagang kaki lima (PKL) oleh Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Serang di kawasan Cipocok Jaya, menuai protes dari sejumlah pedagang.

Mereka menilai tindakan penertiban dilakukan tidak sesuai prosedur karena tenggat pengosongan lapak seharusnya berlaku hingga 4 Desember, sesuai surat edaran yang dikeluarkan pemerintah pada 1 Desember 2025.

Dalam surat edaran tersebut tertulis bahwa pedagang diberi waktu tiga hari sejak surat dikeluarkan hingga 4 Desember untuk mengosongkan dan membongkar lapaknya secara mandiri.

Jika tidak, petugas berhak membongkar dan mengangkut barang dagangan sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun, beberapa pedagang mengaku terkejut karena Satpol PP datang melakukan penertiban lebih cepat dari jadwal.

Salah satunya, Eka Ekawati, pedagang Rujak Ulek yang gerobaknya turut disita.

“Emang surat itu kan dari sebelumnya sudah dikasih tahu ya, dari tanggal 1 sampai tanggal 4 Desember. Maksud saya, terakhir jualannya hari ini, Jadi besok sudah mau saya kosongin tempatnya, Berhubung Satpol PP datangnya hari ini tanggal 3, jadi kita enggak tahu kalau dia mau ke sini,” ujar Eka kepada notifbanten.com saat di temui di lokasi, Rabu (3/12/2025).

Eka mengatakan para pedagang masih berjualan karena mengacu pada batas waktu 4 Desember yang tertera di surat tersebut.

“Makanya saya ini jualan. Orang-orang ini juga bilang tanggal 4. Jadi besok sudah mulai dikosongin,” katanya.

Ia mengaku hanya satu barang dagangannya yang disita, yakni gerobak.

“Cuma gerobak saja sih,” ujarnya dengan nada lirih

Eka juga menyinggung dugaan penghapusan rekaman video oleh petugas saat razia.

“sama dia dihapus. kayaknya dia itu takut kayaknya,” ucapnya.

Menurut Eka, pendapatan dari berjualan dipakai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Iyalah, buat nyambung hidup,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Satpol PP Kota Serang, Sugiri, enggan memberikan penjelasan lebih jauh terkait razia tersebut.

“Ke kasat aja,” ujarnya singkat saat ditemui wartawan di lokasi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *