News

Polsek Cikande dan Warga Grebek Prostitusi Online, Sekali Open BO Rp 250 Ribu

Spread the love

Serang,- Polsek Cikande serta masyarakat Desa Cikande, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang melakukan penggerebekan terhadap kontrakan yang diduga menjadi tempat prostitusi online atau dikenal dengan Open BO.

Istilah Open BO sendiri merupakan kepangan dari open buka order.

Dalam penggerebekan yang dilakukan di Hari Sabtu. 28 Desember 2024 malam, warga dan pihak kepolisian mengamankan empat wanita yang rela menjual diri kepada wanita.

Kepala Polsek Cikande Kompol Andri Surya Kurniawan mengatakan, keempat wanita tersebut rela menjual diri melalui salah satu aplikasi yakni Mi Chat untuk berkomunikasi dengan pria lain.

“Kontrakan ini di duga di jadikan tempat prostitusi online. Mereka menjajakan diri tidak melalui mucikari akan tetapi langsung di Mi Chat, ” ujarnya Senin, 30 Desember 2024.

Ia menjelaskan, keempat wanita yang diamankan tersebut bukan warga Cikande, melainkan pendatang dari Jakarta, Tangerang dan Lampung.

“Inisial PN dari Tangerang, inisial WD dari Jakarta, inisial SA dan AP dari Lampung dan identitas penjaga kostnya MS warga Tangerang. Keempatnya berjenis kelamin perempuan dan sudah kita amankan, ” katanya.

Andri menuturkan, keempatnya juga sudah mengakui bahwa menjual diri dengan harga yang variatif mulai dari Rp250. 000 untuk sekali kencan.

“Selanjutnya di bawa ke mako Polsek Cikande. Setelah dilakukan berita acara interogasi bahwa ke 4 (empat) wanita tersebut mengakui bahwa melakukan prostusi(jual diri) di tempat tersebut melalui aplikasi michat, ” jelasnya.

Dengan harga tersebut, keempat wanita menjual diri dan melakukan hubungan intim layaknya hubungan suami istri.

“Wanita tersebut setelah melakukan hubungan layaknya suami istri, dan uang hasil pembayaran tersebut di gunakan untuk kehidupan sehari hari, ” paparnya.

Ia mengungkapkan keempat wanita tersebut diberikan pembinaan untuk tidak mengulangi kejadian yang sama dan saat ini sudah dikembalikan ke pihak keluarganya.

“Jadi wanita tersebut kita lakukan pembinaan buat pernyataan untuk tidak melakukan perbuatan tersebut lagi. Mereka keluar dari kontrakannya, dan dikembalikan ke kelurganya, ” tuturnya (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *