News

Tumpukan Sampah Yang Memenuhi Aliran Sungai di Kabupaten Serang Dikeruk

Spread the love

Serang,- Setelah bertahun-tahun dibiarkan, tumpukan sampah yang memenuhi aliran sungani di Kampung Kebalikan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten akhirnya dikeruk. Namun sejumlah warga kebingungan kemana akan membuang sampah, karna tidak ada fasilitas sampah.

Masyarakat di Kampung Kebalikan, Desa Lontar, Kabupaten Serang Provinsi Banten sedikit bisa bernafas lega, setelah petugas dari dinas PUPR Kabupaten Serang, menurunkan alat berat untuk mengeruk sampah yang sudah bertahun-tahun menumpuk di aliran sungai, (31/7/24).

Menurut salah satu warga, Enjen mengatakan meski senang dengan adanya pengerukan sampah ini, namun hingga saat ini warga masih kebingungan kemanan membuang sampah rumah tangga. Karna sampai saat ini, tidak ada fasilitas yang tersedia untuk membuang sampah yang dihasilkan sehari-hari dan rencananya pengerukan akan dilakukan hingga ke pantai Lontar, agar aliran sungai bisa kembali normal.

“Dengan adanya pengerukan ini, saya sebagai warga merasa senang sekali karna irigasi tambak menjadi lancar, tidak macet lagi. Kalau bisa pengerukan sampai ke pantai Lontar, biar sungai jadi normal lagi, cuma binggung untuk buang sampah sehari-harinya, karna disini tidak ada pembuangan sampah,” ucap Enjen.

Pengerukan dilakukan setelah aliran sungai sepanjang 500 meter yang tertutup sampah, mendapat sorotan. Selain sampah rumah tangga, pendangkalan sungai juga diperparah dengan banyaknya lumpur yang berada di dasar sungai.

Selain mengganggu aktifitas termasuk kesehatan warga, tertutupnya aliran sungai juga berdampak terhadap ekonomi warga, karena banyak tambak warga yang tidak bisa dikelola karena tidak ada air laut yang bisa masuk ke tambak. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *