Terkena Hama Wereng, Petani Di Pandeglang Gagal Panen Dan Merugi
Pandeglang – Petani di Kabupaten Pandeglang mengeluh karena gagal panen yang disebabkan serangan hama wereng batang coklat atau yang biasa disebut para petani hama ganjur. Akibatnya para petani merugi karena bulir tanaman padi banyak yang kosong. Rabu (29/05)
Menurut Sakman petani asal Pandeglang ini, mengakui panen lebih awal karna mengalami kerugian yang cukup tinggi, Karna tanaman padi miliknya tidak bisa tumbuh dengan baik akibat terserang hama wereng.
“Para petani terpaksa memanen padi sebelum waktunya, karna kondisi padi yang mengering dan banyak yang roboh. Bahkan tanaman padi yang terkena hama wereng batang coklat membuat bulir padi tidak berisi”. Ucap Sakman.
Tambah sakman, Kondisi tanaman padi milik para petani di kampung Cikuya Masjid, Kecamatan Majasari, Kabupaten pandeglang yang harus tumbuh tidak maksimal akibat diserang hama wereng batang coklat atau disebut para petani hama ganjur.
“Seperti ini padi sudah tiga bulan, normalnya sih seratus hari. Karna kena hama terpaksa saya panen lebih awal”.
Sementara itu, Asep Sigit Permana, Petugas Organisme Penggangu Tumbuhan (POPT) wilayah kecamatan Majasari mengatakan hingga saat ini tercatat sebanyak satu hektar tanaman padi di wilayah kecamatan Majasari yang terserang hama, Yang tersebar di beberapa titik lokasi. Untuk mengantisipasi gagal panen semakin luas, Pihaknya melakukan penyemprotan tanaman padi agar terhindar dari serangan hama wereng.
“diperkirakan satu hektaran, cuma yang kenanya pisah-pisah, tidak satu hamparan. Hama wereng batang coklat ini yang biasa di sebut petani hama ganjur, sedangkan upaya kami paling pengamatan, pencegahan, pengendalian dan pengeringan lahan sawah”. Ujar Asep Sigit Permana.
Perlu diketahui, Biasanya dalam satu petak sawah, para petani di wilayah tersebut mampu memanen padi tujuh hingga delapan karung berukuran 50 kilogram. Namun saat ini padi dipanen hanya menghasilkan sebanyak satu hingga dua karung dalam satu petak.
Para petani mengharapkan pemerintah turun dan membantu para petani dalam memberantas hama wereng yang kerap terjadi saat pergantian musim.(Red)

