News

Anggaran Fantastis Rp50 Miliar, Alun-alun Kota Serang Segera Dibangun

Spread the love

Serang, notifbanten.com – Proyek revitalisasi Alun-alun Kota Serang segera digarap dalam waktu dekat ini.

Saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang tengah menuntaskan proses lelang.

Sehingga diharapkan proyek revitalisasi Alun-alun Kota Serang ini bisa dikerjakan pada April 2026.

Walikota Serang Budi Rustandi mengatakan, revitalisasi Alun-alun segera digarap karena masih sedang dalam proses lelang.

“Kita sudah dalam proses lelang insya Allah nanti bulan ini akan sudah mulai pembangunan di Alun-alun Kota Serang,” ujar Budi, Kepada notifbanten.com, Senin (6/4/2026).

Ia menjelaskan, Alun-alun baru nantinya akan dibangun bangunan tiga ikon sebagai ciri khas Kota Serang.

“Iya ada golok, mencirikan khas kota Serang, lalu ada nanti pagarnya Kaibon, tapi gerbang aja ya, karena konsep kita adalah terbuka dan modern,” ucap dia.

Budi berharap revitalisasi Alun-alun ini menjadi ikon kedua setelah Royal Baroe, sehingga bisa mendongkrak kunjungan wisatawan luar ke Kota Serang.

“Mudah-mudahan ini menjadi ikon kedua dari pada Royal baroe. Dan harapan besar saya ini bisa meningkatkan wisatawan masuk ke Kota Serang, dan bisa berbelanja agar ekonomi kita makin tumbuh,” harapnya.

Lantaran saat ini Alun-alun terbagi dua Alun-alun Barat dan Alun-alun Timur, ke depan Alun-alun akan digabung dan cukup dengan satu penamaan saja.

“Kalau sudah jadi, ya Alun-alun Kota Serang. Digabung,” jelas Budi.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pembangunan dan Investasi Kota Serang Wahyu Nurjamil mengatakan, tahapan revitalisasi Alun-alun masih dalam proses lelang di instansi terkait.

“Mudah-mudahan di April ini sudah bisa dilakukan pelaksanaan atau selambat-lambatnya Mei,” ujar Wahyu, Kepada notifbanten.com

Ia menyebutkan, alokasi anggaran untuk revitalisasi Alun-alun tembus Rp 50 miliar yang bersumber dari APBD Kota Serang 2026.

“Kurang lebih sekitar 50 miliar,” sebut dia.

Wahyu menjelaskan, anggaran senilai itu untuk merevitalisasi Alun-alun barat dan timur.

“Itulah semua dijadikan satu. Jadi Alun-alun barat, alun-alun timur semua direvitalisasi dijadikan satu. Jadi nanti tidak lagi Alun-alun barat dan Alun-alun timur,” katanya.

Ia menjelaskan, revitalisasi ini dilakukan agar kebermanfaatan Alun-alun makin lebih luas lagi fungsi ruang publiknya. Terlebih status Kota Serang sebagai ibu kota Provinsi Banten, sehingga kelak kehadirannya tidak dirasakan oleh warga Kota Serang saja.

“Sebetulnya itu lebih diperluas lagi pemanfaatan ruang publiknya, dan ditambah juga itu akan menjadi icon untuk ibu kota Provinsi Bante, karena kita tahu ibu kotanya di Kota Serang dan itu akan menjadi icon yang bisa dinikmati kemanfaatannya tidak hanya untuk masyarakat Kota Serang, tetapi juga untuk masyarakat di luar Kota Serang,” jelas Wahyu.

Ia berharap tahapan proses lelang tidak lama, sehingga revitalisasi Alun-alun bisa dikebut.

“Ya tergantung. Mudah-mudahan ini sesuai dengan jadwal yaitu bisa di satu bulan. Sepanjang sepengetahuan saya harus di April ini. Artinya lelangnya mungkin sudah dimulai bulan Maret kemarin, kalau untuk pemenangnya itu ada di PBJ (pengelola barang jasa),” tegas dia.

Wahyu menerangkan, konsep baru Alun-alun nantinya akan dibangun ruang bermain anak-anak, lalu ada ruang publik, tempat olahraga, lapangan upacara, dan satu bangunan ikon sebagai identitas Kota Serang.

“Nanti kita pasang satu icon yang itu menunjukkan bahwa Kota Serang terdiri dari ulama, umaro juga masyarakat melalui tugu yang akan dibangun oleh Pemerintah Kota Serang,” terangnya.

Untuk patung pahlawan monumen perjuangan masyarakat Kota Serang Banten akan dihilangkan.

“Itu dihilangkan karena perencanaan kitanya memang akan diperbaharui dengan tiga tugu itu,” tegas Wahyu (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *