Pengamat Politik: Para Calon Kepala Daerah di Kota Serang Minim Program dan Gagasan Untuk Ditawarkan Kepada Masyarakat
Serang,- Pengamat politik kritik banyaknya calon kepala daerah di Kota Serang, namun tidak menawarkan program. Seharusnya, momen Pilkada dijadikan sebagai kompetisi gagasan.
peneliti senior Populi Center. Usep adalah lulusan program studi Sosiologi di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, dan S-2 Sosiologi di Universitas Indonesia (UI). Beliau juga merupakan pengajar di Universitas Serang Raya (UNSERA) Banten, sejak 2011 hingga sekarang, Usep Saepul Ahyar mengatakan, para calon kepala daerah di Kota Serang minim program dan gagasan untuk ditawarkan kepada masyarakat.
“Bukan banyak-banyakan uang yang dikasih tapi seberapa bagus gagasan itu untuk kepentingan kota Serang ke depan. Memang fenomena kenapa tidak banyak dari calon-calon itu yang mengemukakan gagasan dan kajian itu,” ujar Usep, Senin 8 Juli 2024.
Usep menilai, politik di Kota Serang masih bersifat pragmatis dan tidak terarah pada secara ideologis.
“Memang persoalannya di pemilih kita juga masih tidak terlalu peduli soal apa yang mau dikerjakan oleh kandidat itu nanti kalau menang, itu lebih peduli jangka pendek banget. Jadi politik kita itu politik sangat pragmatis, siapa mendapatkan apa?” Katanya.
Usep menjelaskan, banyaknya sosok yang sudah memimpin Kota Serang namun tidak ada perubahan. Sehingga, program dari sosok calon kepala daerah tidak diperdulikan.
“Masyarakatnya itu memilih berdasarkan apa? program itu memang seperti tidak terlalu dipedulikan, karena mungkin masyarakat juga bosan lah terpilih ini tetap aja begitu, terpilih ini tetap aja begitu kondisinya,” jelasnya.
Peniliti senior Populi Center ini menyebut, berdasarkan survei masyarakat lebih menginginkan calon pemimpin yang bisa menyelesaikan persoalan di Kota Serang.
“Misalnya kalau kita lihat masalah pengangguran gitu, yang kita tahu pengangguran di Kota Serang itu juga tinggi 50.000 itu atau 7 sampai 8 persen itu pengangguran. Maka masyarakat juga kalau saya melakukan survei, pemimpin yang mereka harapkan itu pemimpin yang bisa atau punya konsep mengenai penyelesaian pengangguran itu,” ucapnya.
Selain pengangguran, Kota Serang juga masih memiliki permasalahan terkait pendidikan dan kesehatan, yang menjadi masalah nyata di tengah masyarakat. “Kemudian soal banjir, soal transportasi publik. Sebenarnya, kalau bicara Kota Serang masalah semua sebenarnya. Semuanya adalah masalah gitu loh,” tuturnya.
Dia menilai, sangat aneh apabila banyak calon kepala daerah yang ingin maju namun tidak memberikan gagasan dan penyelesaian persoalan masyarakat.
“Menurut saya kepedean dia gitu loh harusnya ngaca dulu. Bagi saya harusnya kerja-kerja awal dari seorang pemimpin itu, menurut saya mengetahui masalahnya dan ultimate goalsnya apa?,” katanya. (Red)

